SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT)PEMALANG

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang merupakan salah satu Pendidikan Tinggi Islam, yang mengemban fungsi memajukan peradaban dan mencerdaskan kehidupan bangsa, memiliki Visi dan Misi dan mempersiapkan umat memasuki era globalisasi secara lebih siap, terarah dan mantap. Dalam mengemban visi tersebut maka disusunlah misi yang hendak dicapai, antara lain penggalian dan pengembangan Ilmu Agama Islam, pelopor pembaharuan, transpormasi ilmu dan mendarma baktikan kemakmuran rakyat sehingga akhirnya agama merupakan motivasi untuk mengontrol kehidupan umat manusia.

Atas dasar tanggung jawab tersebut diatas Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang akan selalu berusaha menempatkan diri pada posisi terdepan dalam upaya memberdayakan, kesamaan, kebebasan, keadilan dan kreativitas dalam pengembangan ilmu untuk pembentukan jati diri bangsa untuk bersaing dan berdiri sama tinggi dengan bangsa lain di dunia.

Sebagai pedoman dasar penyelenggaraan pendidikan, menuju terbentuknya sarjana-sarjana muslim yang beriman, berilmu dan bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, istiqomah, ahli dalam ilmu agama islam, cerdas, terampil yang mempunyai tanggung jawab atas kesejahteraan ummat yang sesuai dengan bimbingan Al-Qur`an dan Sunnah Rasulullah SAW, berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

KELEMBAGAAN STIT PEMALANG

  1. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang yang selanjutnya dalam statuta disebut STIT Pemalang, adalah lembaga pendidikan akademik dan/profesional, yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Keluarga Indonesia (LP2SDKI)Pemalang, tersusun atas dasar pengetahuan Agama Islam, berkedudukan di Pemalang, Jawa Tengah.
  2. Ketua adalah Pimpinan Tertinggi STIT Pemalang yang dibantu oleh 3 (tiga) wakil Ketua yaitu: Wakil Ketua I yang membidangi Akademik; Wakil Ketua II yang membidangi Administrasi Umum, Keuangan dan Personalia; dan Wakil Ketua III yang membidangi Kemahasiswaan dan Alumi
  3. Kepala Bagian Administrasi adalah unsur pelaksana administrasi pada STIT Pemalang
  4. Bagian administrasi terdiri atas beberapa subbagian yang masing-masing dipimpin oleh seorang kepala subbagian yang bertanggung jawab kepada Kepala Bagian
  5. Bagian administrasi terdiri atas:
    1. Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan
    2. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan
    3. Subbagian Sarana Prasarana
  6. Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat adalah unsur pelaksana dibidang penelitian dan pengabdian masyarakat STIT Pemalang.
  7. Unit Pelaksana Teknis (UPT) adalah unsur penunjang yang merupakan perangkat kelengkapan STIT Pemalang yang terdiri dari Perpustakaan, Pusat Sistem Informasi Manajemen (PUSIM), Operator Data, Lembaga Penjamin Mutu Akademik (LPMA).
  8. Lembaga penunjang sebagai suatu institusi yang keberadaannya di bawah koordinasi ketua, mempunyai fungsi dan tugas di bidang pelayanan kepada sivitas akademika, pegawai dan masyarakat pada umumnya.

KEDUDUKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI

STIT Pemalang adalah perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Agama dan dipimpin oleh Ketua yang bertanggung jawab kepada Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Keluarga Indonesia (LP2SDKI) Pemalang sebagai penyelenggara.

STIT Pemalang bertugas:

  1. Menyelenggarakan program pendidikan akademik dan atau professional dalam bidang ilmu agama islam dan ilmu lain yang terkait dalam rangka menghasilkan lulusan yang berkualitas, berdaya saing tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat.
  2. Melakukan penelitian dalam bidang ilmu agama Islam dan ilmu lain yang terkait, dalam rangkan menghasilkan hasil penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan/atau pemecahan masalah di masyarakat.
  3. Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka menyumbangkan manfaat hasil pendidikan dan penelitian.

Dalam melaksanakan tugas, STIT Pemalang menyelenggarakan fungsi:

  1. Perumusan kebijakan dan perencanaan program
  2. Penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengembangan keilmuan Islam dan seni serta pengabdian masyarakat.
  3. Pembinaan sivitas akademika dan hubungan akademis ilmiah dan sosial sesuai dengan lingkungannya
  4. Pelaksanaan kerjasama Sekolah Tinggi dengan perguruan tinggi dan atau lembaga lain baik dalam negeri maupun luar negeri.
  5. Pelaksanaan kegiatan pelayanan administratif

SUSUNAN ORGANISASI

  1. Ketua dan wakil Ketua
  2. Senat Sekolah Tinggi
  3. Program Studi
  4. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  5. Kelompok Dosen
  6. Bagian Administrasi
  7. Unit Pelaksana Teknis, meliputi:
    1. Perpustakaan
    2. Pusat Komputer
    3. Lembaga Penjamin Mutu Akademik
  8. Lembaga Penunjang
    1. Lembaga Bantuan Hukum (LBH)

KEDUDUKAN DAN TUGAS KETUA DAN WAKIL KETUA

Ketua

Ketua bertugas memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, membina tenaga kependidikan, mahasiswa, tenaga administrasi, dan administrasi sekolah tinggi serta hubungan dengan lingkungannya

Wakil Ketua I

Sebagai Pelaksana Harian Ketua dan memimpin pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Bidang pendidikan dan pengajaran

  • Memimpin Penyusunan Kalender Akademik
  • Memimpin Penyelenggaraan Stadium General
  • Memimpin pelaksanaan evaluasi kurikulum (pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran)
  • Memimpin pelaksanaan pembelajaran, Penyusunan Jadwal Kuliah/Beban Studi, memonitor, mengkaji, dan memperbaiki Pelaksanaan Pembelajaran
  • Mengkoordinir Pelaksanaan Pembimbingan Akademik
  • Mengkoordinir Pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan
  • Membina pelaksanaan Penjaminan Mutu, Mengkoordinir Kelompok Dosen Bidang Ilmu, Mengkoordinir Pelaksanaan Perumusan dan Penilaian Silabus, Mengkoordinir Pelaksanaan Peningkatan Mutu Soal Ujian, Mengkoordinir Pelaksanaan Tugas Akhir Mahasiswa, Mengkoordinasikan pengambilan penguji luar
  • Memimpin pelaksanaan Ujian

Bidang penelitian*

  • Memimpin Pelaksanaan Tugas Akhir Mahasiswa
  • Memimpin Pelaksanaan Penelitian Dosen dan Mahasiswa
  • Memimpin Pelaksanaan Jurnal Ilmiah

Bidang pengabdian kepada masyarakat*

  • Memimpin Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat oleh Dosen dan Mahasiswa

Wakil Ketua II

  • Memimpin pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi umum, keuangan, dan personalia;
  1. Bidang Keuangan
    • Memimpin Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT)
    • Memimpin Penerimaan Dana Mahasiswa, dana pemerintah dan dana lainnya.
    • Memimpin Pendistribusian dana kegiatan sivitas Akademika
    • Memimpin pembuatan Laporan – Laporan Keuangan
    • Menghimpun dana Penelitian dari luar
    • Menghimpun dana pelayanan/pengabdian dari luar
  2. Bidang Sarana dan Prasarana
    • Merencanakan kebutuhan Sarana dan Prasarana
    • Memimpin pengadaan, perawatan dan penyusutan Sarana dan Prasarana
    • Memimpin pengadaan bahan pustaka berupa buku teks
  3. Bidang Manajemen
  • Memimpin perencanaan target kinerja,
  • perencanaan kegiatan/ kerja
  • Memimpin peningkatan mutu manajemen
  • Memimpin sosialisasi visi, misi dan tujuan program studi serta pemahaman sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan
  • melaksanakan peningkatan mutu manajemen
    1. Bidang Administrasi Umum
      • Surat Menyurat Umum
      • Legalisasi Ijazah
    2. Sistem Informasi
      • Melaksanakan Sistem informasi dalam proses pembelajaran (hardware, software, e-learning, perpustakaan, dll.)
      • Menyediakan keperluan report seluruh bagian
      • Melaksanakan Sistem Pengelolaan Data berbasis WAN
    3. Bidang Kerjasama dan Kemitraan

Melaksanakan kerjasama kemitraan

  1. Bidang Sarana Prasarana
  • Menyiapkan Prasarana (kantor, ruang kelas, ruang laboratorium, studio, ruang perpustakaan, dsb)
  • Menyiapkan Prasarana penunjang (tempat olah raga, ruang bersama, ruang himpunan mahasiswa, poliklinik, tempat parkir, taman dll)

Wakil Ketua III

Memimpin pelaksanaan kegiatan pembinaan mahasiswa, dan pelayanan kesejahteraan mahasiswa.

  1. Bidang pembinaan mahasiswa
  • Memimpin Pelaksanaan peningkatan animo calon mahasiswa
  • Memimpin Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru
  1. Bidang pelayanan kesejahteraan mahasiswa,
  • Memimpin pelacakan dan perekaman data lulusan
  • Memimpin Pelaksanaan Penjaringan umpan balik dari :dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan. Dan menyerahkan hasilnya kepada Wakil Ketua I

Ketua diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Keluarga Indonesia (LP2SDKI) Pemalang dengan Masa Bakti 4(empat) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa bakti, terkecuali memang masih sangat dibutukan berdasarkan hasil rapat yayasan.

Wakil Ketua diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang atas Persetujuan Ketua Yayasan dengan Masa Bakti 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa bakti, terkecuali memang masih sangat dibutukan berdasarkan hasil rapat.

SENAT

  1. Senat STIT Pemalang merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi STIT.
  2. Senat STIT Pemalang mempunyai tugas :
    1. Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan sekolah tinggi;
    2. Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan pengembangan kecakapan serta kepribadiaan sivitas akademika;
    3. Merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan sekolah tinggi;
    4. Memberikan pertimbangan dan persetujuan atas rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah tinggi yang diajukan oleh pimpinan sekolah tinggi;
    5. Menilai pertanggungjawaban pimpinan sekolah tinggi atas pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan;
    6. Merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan pada sekolah tinggi yang bersangkutan;
    7. Memberikan pertimbangan kepada penyelenggara perguruan tinggi berkenaan dengan calon-calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi ketua sekolah tinggi yang bersangkutan dan dosen yang dicalonkan memangku jabatan akademik di atas lektor; dan menegakkan norma-norma yang berlaku bagi sivitas akademika.
  3. Senat STIT Pemalang terdiri dari Guru Besar, Ketua, Wakil Ketua, Ketua Jurusan/program studi dan Sekretaris Jurusan/program studi.
  4. Jumlah wakil dosen sebanyak-banyaknya 1 (satu) orang dari setiap jurusan/program studi.
  5. Pemilihan wakil dosen dilakukan dengan pemilihan langsung oleh seluruh dosen tetap pada jurusan/program studi yang bersangkutan.
  6. Senat STIT Pemalang diketuai oleh seorang yang dipilih diantara anggota senat.
  7. Dalam melaksanakan tugasnya Senat Sekolah Tinggi dapat membentuk komisi-komisi yang anggotanya terdiri dari anggota Senat Sekolah Tinggi dan bila dianggap perlu ditambah anggota lain yang ditetapkan oleh Ketua Senat setelah terlebih dahulu mendapat pertimbangan senat.
  8. Senat Sekolah Tinggi bersidang sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam setahun.
  9. Pengambilan keputusan dalam rapat Senat STIT dilakukan melalui musyawarah dan mufakat, bilamana tidak dapat diputuskan melalui musyawarah dan mufakat keputusan dapat diambil melalui pemungutan suara.

PROGRAM STUDI

  1. Program studi adalah pelaksana akademik pada tingkat jurusan dalam disiplin ilmu tertentu
  2. Program studi dipimpin oleh seorang ketua yang dibantu staf dan bertanggung jawab kepada Wakil Ketua I
  3. Ketua program studi diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang dengan Masa Bakti 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa bakti, terkecuali memang masih sangat dibutukan berdasarkan hasil rapat
  4. Dalam hal jurusan hanya memiliki satu program studi, maka ketua jurusan dirangkap sebagai ketua program studi
  5. Untuk menjaga dan meningkatkan mutu akademik lulusan, ketua program studi membentuk tim akademik yang bertanggung jawab kepada ketua jurusan/program studi dan berkoordinasi dengan Lembaga Penjamin Mutu Akademik

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM)

  1. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi Sekolah Tinggi di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat
  2. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dipimpin oleh seorang ketua yang bertanggung jawab langsung kepada Ketua STIT Pemalang
  3. Ketua LPPM diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang dengan Masa Bakti 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa bakti, terkecuali memang masih sangat dibutukan berdasarkan hasil rapat
  4. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat bertanggung jawab atas mutu hasil penelitian dan efektifitas kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang dipimpinnya.
  5. Dalam melaksanakan tugasnya, kepala lembaga dibantu oleh seorang sekretaris
  6. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan, mengkoordinasikan, mengembangkan, memantau dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat serta mengusahakan dan mengendalikan administrasi dan sumber daya yang diperlukan.
  7. Kelompok tenaga peneliti terdiri atas sejumlah peneliti dalam jabatan fungsional di bidang penelitian
  8. Arah penelitian ditujukan kepada pengkajian, penguatan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni yang bernafaskan Islam
  9. Hasil penelitian dan pengabdian masyarakat didokumentasikan dan dapat dipublikasikan

DOSEN

  1. Dosen adalah tenaga pendidik di lingkungan jurusan/program studi dan bertanggung jawab kepada Ketua dan pembinaan secara fungsional berada dibawah kasubbag. akademik
  2. Dosen yang diangkat harus berkualifikasi sekurang-kurangnya strata dua (S2)
  3. Jumlah dosen ditetapkan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja
  4. Dosen terdiri dari dosen tetap, dosen tidak tetap dan dosen tamu.
  5. Jenis dan jenjang kepangkatan dosen diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan
  6. Dosen mempunyai tugas melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai dengan bidang keahlian/keilmuan serta memberikan bimbingan kepada para mahasiswa di dalam proses pendidikannya.

ADMINISTRASI

  1. Bagian administrasi adalah satuan pelaksana administrasi di tingkat Sekolah Tinggi di bidang akademik dan kemahasiswaan, kepegawaian dan keuangan, dan umum dan perlengkapan.
  2. Bagian administrasi dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab kepada Ketua
  3. Kepala bagian administrasi diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang dengan Masa Bakti 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa bakti, terkecuali memang masih sangat dibutukan berdasarkan hasil rapat
  4. Bagian administrasi terdiri atas beberapa subbagian yang masing-masing dipimpin oleh seorang kepala subbagian yang bertanggung jawab kepada Kepala Bagian
  5. Bagian administrasi mempunyai tugas menyelenggarakan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan di bidang administrasi akademik, kemahasiswaan, kepegawaian, keuangan, data dan informasi, dan umum.
  6. Bagian administrasi terdiri atas:
    1. Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan
    2. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan
    3. Subbagian Umum dan Perlengkapan
  7. Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana dan program kerja, rencana dan program, registrasi dan herregistrasi mahasiswa, administrasi pendidikan dan pengajaran, administrasi penelitian dan pengabdian masyarakat, dan pelaporan.
  8. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana dan program kerja kepegawaian dan keuangan, pengelolaan administrasi pengadaan, pengembangan dan mutasi, serta kesejahteraan pegawai, penyusunan dan pelaksanaan anggaran, menyiapkan pertanggung jawaban keuangan, dan laporan akuntabilitas kinerja.
  9. Subbagian Umum dan Perlengkapan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana dan program kerja, melakukan pengelolaan perlengkapan dan barang milik lembaga, kerumahtanggan, hukum dan hubungan masyarakat, organisasi dan tata laksana, ketatausahaan, data dan informasi serta pelaporan.

UNIT PELAKSANA TEKNIS

  1. Unit pelaksana teknis adalah sarana dan unsur penunjang teknis sebagai tugas pokok STIT Pemalang,
  2. Unit pelaksana teknis STIT Pemalang terdiri dari :
    1. Perpustakaan
    2. Pusat Sistem Informasi Manajemen (PUSIM)
    3. Lembaga Penjamin Mutu Akademik (LPMA)
  3. Unit pelaksana teknis dipimpin oleh seorang Ketua yang diangkat dan diberhentikan oleh Ketua STIT Pemalang dengan Masa Bakti 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa bakti, terkecuali memang masih sangat dibutukan berdasarkan hasil rapat

LEMBAGA PENUNJANG

  1. Lembaga penunjang adalah institusi penunjang yang keberadaannya di bawah koordinasi ketua, mempunyai fungsi dan tugas di bidang pelayanan kepada sivitas akademika, pegawai dan masyarakat pada umumnya
  2. Lembaga Penunjang STIT Pemalang terdiri dari:

Lembaga Bantuan Hukum (LBH)

TATA KERJA

  1. Dalam melaksanakan tugasnya, setiap pimpinan di lingkungan STIT Pemalang wajib menerapkan prinsip kordinasi,integrasi dan sinkronisasi untuk mencapai tujuan STIT Pemalang kearah yang lebih baik.
  2. Setiap Kepala bagian/lembaga pada organinasi di lingkungan STIT Pemalang bertanggung jawab dalam memimpin dan mengkodinasikan bawahannya masing masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk pelaksanaan tugas bawahannya
  3. Setiap Kepala bagian/lembaga dalam melaksanakan tugasnya berpedoman kepadakebijakan,pedoman dan petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh STIT Pemalang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.