Mahasiswa STIT Pemalang lakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Berbasis Masjid

Masa pandemi Covid-19 bukan penghalang bagi STIT Pemalang untuk tetap melaksanakan kegiatan akademik, yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kampus dan Mahasiswa justru dituntut untuk lebih berinovasi dalam kondisi apapun seperti saat ini meski ditengah masa pandemi Covid-19 dengan tetap patuh PROKES kegiatan nyata tetap dilaksanakan. Upaya tersebut direalisasikan melalui inovasi program-program dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata mahasiswa STIT Pemalang.

Berbeda dari sebelumnya, saat ini STIT Pemalang melaksanakan Program KKN mandiri berbasis Masjid. Program ini menggandeng masyarakat desa penerima program KKN agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dan peran Mahasiswa STIT Pemalang melalui kegiatan yang dilaksanakan. KKN mandiri berbasis masjid berfokus pada kegiatan yang dapat mensejahterakan dan memakmurkan masjid selain meningkatkan ibadah, masyarakat juga menjadikan masjid sebagai tempat tabayun, tarbiyah, dan hal lain yang terkait dengan kegiatan islami.

Bertempat di Masjid Nurul Islam Desa Pepedan Kabupaten Pemalang, kelompok KKN 1 memaparkan ide pembentukan Organisasi Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) dalam pertemuan perdana. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua STIT Pemalang, Dra. Hj. Amiroh, M.Ag., didampingi kepala program studi sekaligus dosen pembimbing lapangan (DPL) Asrul Faruq, S.Pd.I., M.Pd.I. (20/03). Adapun perwakilan masyarakat dihadiri oleh Kepala Desa Pepedan beserta pengurus masjid dan masyarakat sekitar.

Disampaikan oleh rektor STIT Pemalang Dra. Hj. Amiroh, M.Ag. dalam sambutannya “Masjid menjadi elemen utama benteng masyarakat, tidak hanya tempat ibadah tapi berbagai bentuk kegiatan masyarakat yang berdampak langsung,” ungkapnya. Hal itu menjadi tolak ukur pentingnya pembuatan program mandiri berbasis masjid dikarenakan peran sentral sebuah masjid dalam masyarakat. Selain itu diharapkan masjid bukan sebagai tempat yang dikunjungi hanya dalam waktu ibadah saja melainkan dapat berperan sebagai pembentuk karakter masyarakat yang lebih islami dan berjati diri dalam berbagai kesempatan.

Kegiatan pemaparan yang telah berlangsung merupakan tahap awal terciptanya program KKN. Seluruh mahasiswa STIT Pemalang program KKN diharapkan mampu mewujudkan rencana-rencana tertulis menjadi aksi nyata sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat. Pengabdian ini tentu akan terwujud melalui kerja sama yang baik dengan masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *